Minggu, 10 April 2016

Pertemuan ketiga di SDS MKGR


Pembelajaran di SDS MKGR dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia(TFI)


1. Bagian Awal

Nama Dosen: Agnes Sri Poerbasari (D3719)
Kelas : LA07
Hari: Jumat, 8 April 2016
Waktu: 10.30-12.00 WIB
lokasi: Jl. Batu Sari Kb.Jeruk Raya No.1, Jakarta Barat
Jumlah siswa: 17 anak

Anggota yang hadir:
-Michael Cahyadi (1901499753)
-Peter Limbono (1901462012)
-Reyhan Valdian Soemarsono (1901485981)
-Roni Rizky Chantoro (1901497735)
-Glenn Fernaldy Hananto (1901482494)
-Yoseph Mega Gunawan (19014799347)
-Ronald Reynard Winastra (1901479272)

Anggota yang tidak hadir:
-Christian Adianto (1901464296)




2. Bagian Isi

Di pertemuan ketiga ini, kelompok kami memberikan soal kuis matematika kepada anak-anak. Kuisnya ada materi yang sudah mereka pelajari yaitu pecahan.

Soal ini kami buat sendiri dan tingkat kesulitannya pun terbilang mudah. Meskipun mudah, ada beberapa anak yang kebingungan. Anak yang tidak mengerti cara untuk mengerjakannya diberi kesempatan untuk bertanya kepada salah satu dari kami untuk membantu menjelaskan bagaimana langkah untuk menyelesaikan soalnya.

Jadi di pertemuan ini kami condong ke metode classroom lagi. Setelah anak-anak selesai mengerjakan kuis, salah satu dari kami menjelaskan kembali soal-soal yang telah mereka kerjakan tadi di depan kelas.
Sama seperti sebelumnya, kelebihan metode ini adalah penyampaian materi itu efektif, meyeluruh. Setiap anak mendapat penjelasan yang sama. Sedangkan kelemahan metode ini sendiri adalah adanya beberapa anak yang mungkin sulit menangkap maksud dari penjelasan yang telah diberikan.

-Michael Cahyadi (1901499753)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Peter Limbono (1901462012)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Reyhan Valdian Soemarsono (1901485981)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Glenn Fernaldy Hananto (1901482494)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Roni Rizky Chantoro (1901497735)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Yoseph Mega Gunawan (19014799347)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Ronald Reynard Winastra (1901479272)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

3. Bagian Penutup
Dari pertemuan ketiga ini, kami mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Namun pada saat kuis berlangsung ada anak yang mencontek dan akhirnya diberi nilai 0 yang akhirnya dia menangis. Dari kuis tadi kita bisa mengevaluasi sejauh apa anak-anak itu mengerti tentang operasi yang berkaitan dengan pecahan. Walau ada anak yang menangis, guru yang biasa mengajara di kelas kami menyebutkan bahwa hal itu tidaklah masalah karena itu demi kebaikan anak-anak sendiri. Untuk pertemuan berikutnya kami akan mencoba untuk mengajari mereka dengan metode yang lebih baik lagi.

Form Evaluasi:





foto-foto saat mengajar:























      



Sabtu, 02 April 2016

Pertemuan kedua di SDS MKGR


Pembelajaran di SDS MKGR dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia(TFI)


1. Bagian Awal

Nama Dosen: Agnes Sri Poerbasari (D3719)
Kelas : LA07
Hari: Jumat, 1 April 2016
Waktu: 10.30-12.00 WIB
lokasi: Jl. Batu Sari Kb.Jeruk Raya No.1, Jakarta Barat
Jumlah siswa: 17 anak

Anggota yang hadir:
-Christian Adianto (1901464296)
-Michael Cahyadi (1901499753)
-Peter Limbono (1901462012)
-Reyhan Valdian Soemarsono (1901485981)
-Roni Rizky Chantoro (1901497735)
-Glenn Fernaldy Hananto (1901482494)

Anggota yang tidak hadir:
-Yoseph Mega Gunawan (19014799347)
-Ronald Reynard Winastra (1901479272)

dari kiri: Christian, Peter, Roni, Glenn, Reyhan, Michael


2. Bagian Isi

Di pertemuan kedua ini, kami mengajar matematika lagi sesuai dengan permintaan kepala sekolah. Tidak berbeda jauh dengan hari pertama, kami memberikan kembali pelajaran tentang pecahan.

Untuk materi pelajaran, kami menggambil dari buku mereka. Kami melanjutkan soal-soal berikutnya yang belum dibahas pada pertemuan pertama. Di pertemuan kedua ini, kami menemukan beberapa siswa yang ternyata belum lancar perkaliannya, sehingga itu mempengaruhi metode pengajaran kami.

Awalnya, metode yang digunakan adalah metode classroom, seperti pada pertemuan pertama. Namun, kali ini kami juga melakukan metode mentoring, dimana 2-3 anak menjadi 1 kelompok.
Kelebihan dari metode classroom seperti pada pertemuan 1 efektif dalam penyampaian materi karena 1 atau 2 orang saja yang menjelaskan di depan, kekurangan metode classroom ini dapat ditutupi dengan metode mentoring karena dibagi menjadi kelompok yang jumlahnya tidak banyak sehingga dapat fokus pada masing-masing kelompok. Penjelasan materi juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok.

-Christian Adianto(1901464296)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Michael Cahyadi (1901499753)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Peter Limbono (1901462012)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Reyhan Valdian Soemarsono (1901485981)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Glenn Fernaldy Hananto (1901482494)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik

-Roni Rizky Chantoro (1901497735)
Disiplin waktu : Baik
Ide-ide yang disampaikan : baik
Penerapan di lapangan : baik
Inisiatif : baik
Sikap : baik


3. Bagian Penutup
Pada pertemuan kedua ini, materi dapat disampaikan dengan baik. Anak-anak antusias dengan materi yang diberikan walaupun mendekati jam pulang ada beberapa anak yang mulai tidak memperhatikan. Pada pertemuan ini, kami menyadari bahwa ada beberapa anak yang perkaliannya belum lancar. Karena itu kami memberikan tugas membuat tabel perkalian dengan harapan mereka dapat melakukan perkalian dengan lebih lancar. Pertemuan berikutnya kami akan memberi kuis tentang perkalian dan mengharapkan hasil yang baik dari mereka setelah mereka mengerjakan tabel perkalian itu. Penyampaian materi juga akan kami buat lebih baik lagi sehingga semua anak dapat mengerti.

Form Evaluasi:




foto-foto saat mengajar: